Ilustrasi Rokok Elektrik

PALPRESS – PESAWAT MD-82 American Airlines terpaksa mengalihkan pendaratan ke bandara di Little Rock, Arkansas. Pesawat yang sedang menuju Indianapolis dari Dallas tersebut arus mendarat darurat.

Penyebabnya, rokok elektrik terbakar di dalam kabin pesawat. “Rokok elektrik milik penumpang mengalami malfungsi, perangkat itu mengalami apa yang disebut thermal runaway sehingga menimbulkan percikan api,” ujar juru bicara American Airlines, Selasa (20/12/2016).

Menurut laporan resmi, penumpang tersebut memakai rokok elektriknya di dalam lavatory saat mulai terbakar. Penumpang yang tidak disebut namanya itu menyadari rokok elektriknya terbakar dan memberitahukan awak kabin penerbangan AA-1129 itu.

Awak kabin American Airlines lalu secepatnya memadamkan rokok elektrik yang terbakar dengan pemadam api. Seperti smartphone, rokok elektrik juga menggunakan baterai lithium. Baterai inilah yang diduga menjadi penyebab terbakarnya rokok elektrik.

Saat ini, rokok elektrik memang tidak dilarang jika dibawa masuk ke kabin. Peraturan FAA yang berlaku saat ini hanya melarang rokok elektrik dimasukkan ke tas yang masuk bagasi di perut pesawat (checked-in baggage).

Belum diketahui apakah maskapai-maskapai bakal memberlakukan aturan lebih ketat lagi untuk rokok elektrik di dalam kabin pesawat, seperti Galaxy Note 7, atau tidak.

Sumber: The Aviation Herald

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

[+] kaskus emoticons nartzco